Jokowi dan Megawati Diisukan Berseteru, Restu untuk Gibran Pimpin DKI Diduga Jadi Penyebabnya

- Senin, 10 Januari 2022 | 21:14 WIB
Gibran Rakabuming
Gibran Rakabuming

HALUAN KALSEL - Presiden Joko Widodo diisukan sedang perang dingin dengan ketua PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Perseteruan itu disebut-sebut berkaitan dengan isu diusungnya Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming sebagai pengganti Anies Baswedan yang akan selesai masa jabatannya pada 16 Oktober 2022 sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Anak Presiden Jokowi Gibran dan Kaesang Dilaporkan ke KPK terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Namun, pengusungan Gibran Rakabuming sebagai calon pengganti Anies Baswedan dikabarkan belum mendapatkan restu dari PDIP dengan pernyataan yang dikeluarkan Hasto Kristiyanto selaku sekjen dari partai politik tersebut.

Hasto Kristiyanto berujar jika Gibran Rakabuming belum genap satu periode memimpin Surakarta.

Ucapan Hasto yang dianggap sinyal tidak adanya restu dari PDIP untuk mengusung Gibran ke DKI Jakarta disebut menjadi penyebab perang dingin yang terjadi antara Jokowi dengan Megawati.

"PDIP dulu enggak bilang hal yang sama ke pak Jokowi untuk menyelesaikan dulu jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, baru jadi Presiden. Kalau dia bilang itu, ini 'kan enggak mungkin terjadi hal yang sekarang," kata pengamat politik, Rocky Gerung.

Pada beberapa waktu lalu ketika Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden, orang nomor satu di Indonesia itu belum lengser dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Saat mencalonkan diri sebagai Presiden, posisi Gubernur kemudian diserahkan ke Basuki Tjahaja Purnama yang merupakan pasangan Jokowi sebagai Wakil Gubernur.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Setiabudi, Polisi Dalami Dugaan Ada Korban Lain

Halaman:

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X