Warga Banten Cemas dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau yang Munculkan Kolom Abu Setinggi 357 Meter

- Jumat, 4 Februari 2022 | 12:44 WIB
Anak Gunung Krakatau (instagram/Krakatau_ca_cal)
Anak Gunung Krakatau (instagram/Krakatau_ca_cal)

HALUAN KALSEL - Peristiwa erupsi Gunung Anak Krakatau, yang berada di perairan Selat Sunda membuat warga di Pantai Carita, dan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten merasa cemas.

Erupsi terjadi sejak Kamis 3 Februari 2022 dan sampai Jumat 4 Februari 2022 pagi, masih terdengar suara letusan.

Akibat erupsi tersebut muncul kolom abu dari kawah Gunung Anak Krakatau setinggi 357 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Baca Juga: Oki Setiana Dewi Ungkap Permintaan Maaf terkait Isi Ceramahnya: Saya Menolak KDRT

Melalui Indonesia Volcano Monitoring, terlihat Gunung Anak Krakatau terus mengeluarkan abu vulkanik.

Erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 milimeter, dan durasi 0 detik. 

Gempa yang berkenaan dengan aktivitas magma tercatat satu kali gempa hembusan, sebanyak 17 kali gempa low frekuensi, dan ada sembilan kali gempa vulkanik dangkal.

Baca Juga: Sindikat Pemalsu SIM di Sulawesi Tenggara Dibongkar, Polisi: Pelaku Raup Untung Rp500 Ribu per Lembar

Sampai sekarang, Gunung Anak Krakatau masih berstatus waspada. 

Nelayan ataupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekat ke Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 km dari kawah. 

Halaman:

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kini, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Lewat Indomaret

Senin, 7 Februari 2022 | 19:58 WIB

Berikut 5 Tanda Kamu Harus Istirahat dari Media Sosial

Minggu, 6 Februari 2022 | 12:53 WIB

Studi: Gejala Omicron Bisa Muncul di Mata dan Hidung

Sabtu, 5 Februari 2022 | 22:44 WIB

Terpopuler

X