Hasil Uji WGS, 90 Persen Covid-19 di DKI adalah Varian Omicron

- Jumat, 28 Januari 2022 | 11:18 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, (Dok. bnpb.go.id)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, (Dok. bnpb.go.id)

HALUAN KALSEL - Sebanyak 80 hingga 90 persen kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta merupakan varian Omicron. Hasil itu merupakan hasil uji dengan metode whole genome sequencing (WGS).

"Hampir 80-90 persen hasil WGS di DKI tersebut Omicron," terang Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Jumat 28 Januari 2022.

Menurut Widya, di masa awal konfirmasi Omicron, mayoritas diperoleh dari pelaku perjalanan luar negeri. Meski begitu, mayoritas penularan Omicron berasal dari transmisi lokal.

Baca Juga: Sopir Bus TransJakarta Berhasil Selamatkan Perempuan Ingin Bunuh Diri

Tingginya penularan Omicron di wilayah Ibu Kota ditanggapi Widyastuti dengan tenang.

Hal itu berdasarkan jurnal ilmiah internasional, lanjut Widyastuti, varian Omicron tidak mempunyai gejala sedang dan berat.

Karena itu, dirinya mengimbau agar masyarakat dengan konfirmasi positif Omicron dengan gejala ringan atau asimtomatik tidak melakukan rawat inap di rumah sakit. Pengingat tersebut merujuk terhadap surat edaran Kemenkes.

Baca Juga: Siwi Widi akan Kembalikan Uang Rp648 Juta terkait TPPU Wawan Ridwan, KPK: Kooperatif

"Sudah ada edaran terbaru, yang dirawat adalah yang sedang hingga kritis," ucapnya.

Lebih jauh Widyastuti menambahkan, berdasarkan data yang diterima Dinas Kesehatan, 45 persen tempat tidur telah terpakai oleh pasien di rumah sakit rujukan Covid-19.

Halaman:

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPOM Setujui Vaksin Sinopham untuk Dosis Booster

Rabu, 2 Februari 2022 | 19:29 WIB

Kasus Covid-19 di Tanah Air Bertambah 10.185 Pasien

Senin, 31 Januari 2022 | 19:22 WIB

Terpopuler

X