Motif Pembunuhan Pemuda di Bekasi Terungkap, Polisi: Pelaku Kesal Tak Diajak Melamar Kerja

- Rabu, 26 Januari 2022 | 17:38 WIB
Pelaku Pembunuhan Remaja dengan Mulut Dilakban di Bekasi Ditangkap Polisi (PMJ News)
Pelaku Pembunuhan Remaja dengan Mulut Dilakban di Bekasi Ditangkap Polisi (PMJ News)

HALUAN KALSEL - Polisi telah menetapkan seorang pemuda berinisial TAW (21) sebagai tersangka pembunuhan terhadap remaja AY (18) yang ditemukan tewas dengan keadaan mulut dilakban dan tangan terikat di Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi perasaan sakit hati tersangka saat mengetahui korban diterima bekerja di sebuah pabrik, namun tidak mengajaknya untuk melamar pekerjaan itu.

"Ada perasaan sakit hati terhadap korban yang merupakan teman SMK-nya, namun dalam mencari pekerjaan tidak mengajak tersangka. Korban ini posisinya sudah mendapat pekerjaan dan ini yang membuat tersangka sakit hati," kata Zulpan dalam konferensi pers, Rabu 26 Januari 2022.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Remaja dengan Mulut Dilakban di Bekasi Ditangkap Polisi

Atas dasar sakit hati tersebut, tersangka kemudian membuat skenario dengan mengajak korban bertemu di sebuah rumah temannya yang juga menjadi saksi. Di rumah tersebut, tersangka meminta saksi untuk menghubungi korban agar segera datang.

"Setelah tiba, tersangka meminta korban untuk membeli tali dan lakban. Tanpa ada rasa curiga, korban kemudian membeli," sambungnya.

Setelah tali dan lakban itu dibeli oleh korban, tersangka kemudian menggunakannya untuk mengikat korban di kamar mandi rumah saksi sekaligus temannya tersebut.

Baca Juga: Nurul Arifin dan Mayong Antarkan Putri Tercintanya ke Pemakaman Sandiego Hills

"Kenapa korban itu nurut? Karena menurut pengakuan tersangka, korban ini takut dengannya. Dari jaman sekolah, tersangka sudah dikenal sebagai jagoan. Jadi di bawah intimidasi, korban diam saja tangan diikat dan mulutnya dilakban," jelas Zulpan.

Setelah mulut korban dilakban dan tangannya diikat menggunakan tali, tersangka kemudian meninggalkannya selama 30 menit. Kemudian saat tersangka menghampiri, korban sudah terjatuh serta tak bernyawa.

Dikatakan Zulpan, tersangka sempat mengelabuhi keluarga korban atas kematian AY dengan menyebutnya jatuh dari tangga. Keluarga pun sempat mempercayai dan langsung datang ke lokasi, yang mana kondisi korban sudah terlepas dari ikatan tali dan mulut dilakban.

Halaman:

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X