Rahmat Effendi Diduga Potong Dana Sejumlah Pegawai di Pemkot Bekasi

- Selasa, 18 Januari 2022 | 10:01 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Instagram.com/@bangpepen03)
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Instagram.com/@bangpepen03)

HALUAN KALSEL - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa tujuh orang saksi terkait dengan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan pemerintahan Kota Bekasi.

Ketujuh saksi tersebut antara lain Sekretaris Daerah Pemkot Bekasi, Reny Hendrawati; Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Tita Listia; Camat Rawa Lumbu, Makhfud Syaifudin; PPK, Giyarto; Kabid Pertanahan Disperkimtan Kota Bekasi, Heryanto; Kepala BPBD, Nurcholis dan ajudan wali kota Bekasi, Andi Kristanto.

Baca Juga: Panglima TNI akan Kawal Terus Proses Hukum Kasus Pengeroyokan yang Menewaskan Prajuritnya

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menerangkan tujuh saksi itu dimintai keterangan terkait dugaan pemotongan dana pegawai yang dilakukan Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi.

"Didalami juga mengenai adanya dugaan aliran sejumlah uang yang dinikmati tersangka RE (Rahmat Effendi), dan pihak lainnya yang berasal dari potongan dana beberapa pegawai," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa 18 Januari 2022.

Kendati demikian, Ali enggan membeberkan lebih lanjut alasan Rahmat Effendi memotong dana sejumlah pegawai. Namun diduga pemotongan tersebut berkaitan dengan kasus suap yang menjeratnya.

Baca Juga: Pria di Bekasi Paksa Bocah Laki-laki Penderita Autis Melayani Nafsu Bejatnya, Terungkap dari Laporan Warganet

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi. Sebanyak 14 orang, termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi turut diamankan.

Adapun 9 dari 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka AA, LBM, SY dan MS merupakan pemberi suap. Mereka dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca Juga: Resort di Tonga Musnah Dihantam Tsunami, Dampaknya Dirasakan Amerika Serikat hinggaJepang

Sedangkan lima tersangka selaku penerima suap, antara lain Rahmat Effendi, MB, MY, WY, dan JL. Para penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau 11 atau Pasal 12 m dan Pasal 12 B UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.***

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X