Aksi Pengeroyokan yang Dilakukan Oknum Polisi terhadap Remaja Disesalkan Kompolnas

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 14:39 WIB
Ilustrasi pengeroyokan.  (Istimewa)
Ilustrasi pengeroyokan. (Istimewa)

HALUAN KALSEL - Kasus pengeroyokan remaja berusia 14 tahun oleh oknum polisi di Bidara Cina, Jakarta Timur disesalkan oleh Komisi Kepolisan Nasional (Kompolnas).

"Kami sangat prihatin dan menyesalkan jika ada anggota Polri yang masih menggunakan kekerasan, apalagi terhadap anak-anak," ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Jumat.

Poengky berharap Propam segera mengusut tuntas dugaan pengeroyokan yang dilakukan anggota terhadap anak-anak tersebut.

Baca Juga: Berikut Lima Manfaat Dahsyat Minyak Kayu Putih untuk Kesehatan

Menurut Poengky, kasus penganiayaan ini bisa dikatakan bentuk penyiksaan. Dia menyebut perlu diselidiki lebih dalam motif aksi pengeroyokan tersebut.

"Jika pelaku adalah anggota Polri, maka kekerasan yang dilakukan dapat disebut penyiksaan. Perlu diperiksa apakah para pelaku dalam rangka tugas atau tidak?," ungkapnya.

"Jika tidak dalam rangka tugas, perlu diperiksa juga apakah para pelaku dalam kondisi sadar atau dalam pengaruh narkoba/miras, sehingga melakukan kekerasan," imbuhnya.

Baca Juga: Sopir Taksi Online yang Diduga Aniaya Penumpang Diburu Polisi

Lebih lanjut, Poengky juga berharap agar hukuman terhadap oknum polisi itu mengacu pada undang-undang perlindungan anak. Hal itu bisa menjadi pemberatan hukuman bagi oknum yang terlibat itu.

"Kami mendorong para pelaku untuk diproses pidana dengan mengacu pada UU Perlindungan Anak dengan pemberatan, karena para pelaku adalah aparat kepolisian. Selain itu perlu juga diproses kode etik dengan ancaman hukuman maksimum PTDH," tukasnya.***

Halaman:

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X