Mangkir Dipanggil Polisi, Oknum Guru Agama Pelaku Pencabulan Anak di Tengerang akan Dijemput Paksa

- Minggu, 19 Desember 2021 | 13:48 WIB
Foto ilustrasi pencabulan (Pixabay)
Foto ilustrasi pencabulan (Pixabay)

HALUAN KALSEL - Polres Metro Tangerang Kota menetapkan seorang oknum guru agama berinisial S atas kasus dugaan pencabulan. Namun tersangka mangkir dari panggilan polisi.

"Kemarin hari Rabu atau Kamis dipanggil, tapi yang bersangkutan nggak datang. Orang ini nggak bisa dikontak. Jadi ya akhirnya orang ini mau ditangkap," jelas Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim kepada wartawan, Minggu 19 Desember 2021.

Baca Juga: Pemerintah Optimis Capaian Vaksinasi Anak Mampu Penuhi Target 26,5 Juta

Menurut Rachim, polisi akan segera menerbitkan surat penangkapan S. Dia menegaskan, dugaan kasus pencabulan ini bakal diusut tuntas.

"Kita sudah lengkapi SOP-nya, surat perintah penangkapan, baru nanti diadakan penangkapan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota menetapkan AS, oknum guru ngaji sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi dengan Muntahkan Awan Panas Sejauh 2 Ribu Meter

"Iya, betul (oknum guru agama sudah ditetapkan jadi tersangka)," ujar Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Abdul Rachim saat dikonfirmasi, Selasa lalu.

Menurut Rachim, pihaknya akan memanggil tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini untuk mendalami dugaan pencabulan tersebut.

"Iya, besok yang bersangkutan akan dipanggil untuk BAP," jelasnya.

Halaman:

Editor: Aswandi Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X